Newest Post

// Posted by :Unknown // On :Rabu, 13 Maret 2013







Mendengar laporan tersebut bahwa deva sudah tidak ada di kediamnya ratu sangat marah sekali, ratu memanggil 12 knighnya untuk membuat strategi perperangan, tapi melawan kondisi seperti ini, dimana rakyat mulai memihak kepada Republika, membuat semuanya menjadi sulit jadi ratu pun merubah strateginya agar rakyatnya tunduk kepadanya, dengan cara melakukan pendekatan terhadap rakyat. ratu chitra mulai dengan strateginya, dengan mengembangkan sektor agraris, memberikan pajak negara yang tinggi terhadap saudagar kaya, dengan pajak sebesar 15% dari usaha yang ia tekuni, tentu banyak para saudagar protes dengan keputusan ratu, tapi ini adalah perintah ratu bagi yang melawan jawabanya adalah tiang gantungan.

petugas pajak negara pun mengumpulkan 75 saudagar kaya raya, dan mereka pun di paksa untuk membasar pajak sebesar 15%, dan dimana hasil pajak tersebut akan di berikan kepada rakyat miskin berupa gandum dan roti, memberikan santunan kepada para petani. tapi sebagai gantinya petani wajib menjual panennya kepada kerajaan dengan harga yang sudah di tentukan oleh kerajaan, selain itu juga bahan makanan yang di beli kerajaan akan di salurkan lagi kepada para rakyat, kerajaan sekarang berpungsi memperbaiki ke sejahteraan rakyat, sungguh luar biasa kali ini gerakan sang ratu.

dengan kebijakan ratu ini membuat rakyat merasa sangat senang dan mereka mulai mencintai ratunya. sekolahan pun di buka untuk rakyat tidak hanya untuk bangsawan saja, rakyat di ajarkan baca dan tulis serta cara menggunakan pedang, tentu tanpa di pungut bayaran. di balik itu ratu di dalam rapat dengan 12 knig nya merencanakan perperangan, untuk memperluas wilayah kerajaan. dengan meruntuhkan kerajaan kerajaan kecil.

di tengah perjalanan deva dan vanny pun berhenti di sebuah gubuk tak berpenghuni yang sudah lama di tinggalkan, wilayah Kerajaan Alexsandria.
"sekarang apa yang harus kita lakukan ?" ujar vanny
"entahlah, aku berniat untuk bergabung dengan republika" deva dengan nada bingung
"kalo kita bergabung dengan republika, pastinya ratu akan berniat memburu kita" vanny menasehati deva
"tapi tanpa kita bergabung dengan republika pun, ratu sudah menyebarkan surat buronan bukan" deva menatap vanny
"betul juga, kalo begitu bagai mana kita mencari markas republika??" vanny bertanya
"menurut informasi, mereka berada di necropolis, reruntuhan kuno para dewa yang di anggap penuh monster disana" deva memberitahu vanny
"kalo begitu kita menuju necropolis kan" vanny tersenyum
"iya kita akan menuju necropolis"

deva dan vanny pun menunggu malam untuk menuju, necropolis, karena saat siang hari mereka sangat mencolok dan sangat mudah untuk di kenali, sebab alexsandria adalah masih kerabat dengan Vepasnola dan markas kaum royalis.

di necropolis di tempat tersembunyi, kaum republika mendapat kabar bahwa ratu mulai melakukan pemerintahanya dan sedikit sedikit rakyat menyukainya.



bersambung      

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

// Copyright © Light Novel //Anime-Note//Powered by Blogger // Designed by Johanes Djogan //